Pengenalan Penyakit Kulit Upaya Pencegahan dan Pemeriksaan Kesehatan Nelayan di Wilayah Pesisir Senggarang

Penulis

  • Meily Nirnasari Prodi S1 Keperawatan STIKES Hang Tuah Tanjung Pinang
  • Syamilatul Khoriroh Prodi S1 Keperawatan, Stikes Hang Tuah Tanjungpinang
  • Umu Fadhilah Prodi D3 Stikes Hang Tuah Tanjungpinang
  • Zakiah Rahman Prodi S1 Keperawatan, Stikes Hang Tuah Tanjungpinang
  • Wasis Pujiati Prodi S1 Keperawatan, Stikes Hang Tuah Tanjungpinang

DOI:

https://doi.org/10.59870/y3jz9742

Kata Kunci:

Penyakit Kulit, Dermatitis,, Nelayan, Edukasi Kesehatan, , Pesisir.

Abstrak

Masyarakat nelayan di wilayah pesisir memiliki risiko tinggi mengalami gangguan kesehatan kulit akibat paparan lingkungan maritim seperti air laut, sinar matahari, kelembapan tinggi, dan bahan kimia mesin secara terus-menerus. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan nelayan mengenai jenis-jenis penyakit kulit, faktor risiko, dan upaya pencegahannya, serta mendeteksi dini kasus gangguan kulit di Wilayah Pesisir Senggarang. Sasaran kegiatan adalah 50 orang nelayan di wilayah kerja Puskesmas Kampung Bugis/Pustu Senggarang. Metode yang digunakan meliputi pendidikan kesehatan (penyuluhan interaktif), pembagian media edukasi (leaflet), diskusi, serta pemeriksaan kesehatan gratis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan nelayan yang signifikan; persentase tingkat pengetahuan kategori "Baik" meningkat dari 60% sebelum edukasi menjadi 85% setelah edukasi. Selain itu, pemeriksaan fisik berhasil mendeteksi 3 peserta yang menunjukkan tanda-tanda klinis mengarah pada dermatitis. Evaluasi pascakegiatan menunjukkan tingginya antusiasme nelayan dalam mengadopsi perilaku hidup sehat dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Edukasi dan pemeriksaan kesehatan berkala sangat direkomendasikan untuk menekan prevalensi dermatitis akibat kerja pada masyarakat maritim.

 

Fishermen's communities in coastal areas face a high risk of developing skin health disorders due to continuous exposure to the maritime environment, including seawater, sunlight, high humidity, and engine chemicals. This community service activity aimed to increase fishermen's knowledge regarding types of skin diseases, risk factors, and prevention efforts, as well as to early detect cases of skin disorders in the Senggarang Coastal Area. The target of this activity was 50 fishermen in the working area of the Kampung Bugis Community Health Center/Senggarang Sub-Health Center. The methods utilized included health education (interactive lectures), distribution of educational media (leaflets), discussions, and free health examinations. The results demonstrated a significant increase in fishermen's knowledge; the percentage of "Good" category knowledge increased from 60% before the education to 85% after the education. Furthermore, the physical examination successfully detected 3 participants showing clinical signs indicative of dermatitis. Post-activity evaluation indicated high enthusiasm among fishermen to adopt healthy lifestyle behaviors and utilize personal protective equipment (PPE). Continuous education and routine health screening are highly recommended to suppress the prevalence of occupational dermatitis in maritime societies.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-16

Terbitan

Bagian

##section.default.title##