Edukasi Kesehatan Mental dan Permainan Game Edukatif pada Anak Sekolah dan Remaja di Panti Asuhan Yayasan Insan Cita 165 Tanjungpinang
DOI:
https://doi.org/10.59870/24758875Kata Kunci:
edukasi, kesehatan mental, game edukatif, anak yatim, panti asuhanAbstrak
Panti asuhan adalah lembaga tempat tinggal untuk merawat dan mendidik anak yatim. Anak-anak yang tinggal di panti asuhan merupakan kelompok yang rentan secara sosial, seringkali diabaikan oleh masyarakat umum dan lebih rentan terhadap masalah psikologis dan nutrisi. Kementerian Kesehatan Malaysia (Kemenkes) memperkirakan bahwa sebanyak 424.000 anak bergumul dengan masalah kesehatan mental. Berdasarkan statistik menunjukkan bahwa 9,5% anak mengalami masalah kesehatan mental. tingkat kesehatan mental anak yatim di Badan Kesejahteraan Sosial Kabupaten Bireuen, Indonesia 25% anak yatim menghadapi masalah perilaku dan emosional. Masalah kesehatan mental dapat berdampak buruk pada kesejahteraan fisik, sosial, dan emosional anak-anak. Oleh karena itu, hal ini menggarisbawahi pentingnya memelihara kesehatan mental sejak masa kanak-kanak hingga dewasa. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menambah pengetahuan anak yatim tentang kesehatan mental, mampu membentuk sikap kuat mental, memberikan rasa nyaman dan menyenangkan saat kegiatan pengabdian melalui game edukatif. Kegiatan ini dilakukan dengan pemberian edukasi tentang kesehatan mental dengan metode ceramah, diskusi interaktif dan permainan (game edukatif). Hasil dari pengabdian ini adalah menambah pengetahuan anak yatim tentang kesehatan mental mayoritas baik (80%) dan selama kegiatan mereka interaktif dan merasa senang dan tertantang dengan adanya game edukatif. Saran kepada pengurus yayasan kegiatan ini perlu di lanjutkan dengan melakukan screening kesehatan mental secara berkala dan tetap memberikan perhatian kepada mereka.