Analisis Faktor Penghambat Pola Makan Sehat Terhadap Kesehatan di Kalangan Mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Semarang
DOI:
https://doi.org/10.59870/bdkr4564Kata Kunci:
Faktor, kesehatan, mahasiswa, pola makanAbstrak
Pola makan adalah suatu gambaran yang memberikan informasi mengenai macam jumlah makanan yang dimakan setiap hari pada setiap orang. Banyak faktor pertumbuhan mahasiswa diiringi dengan meningkatnya aktifitas mahasiswa yang pada akhirnya dapat menimbulkan dampak terhadap apa yang di makan mahasiswa tersebut. Meningkatnya aktivitas, kehidupan sosial dan kesibukan para mahasiswa akan mempengaruhi pola makan mereka. Pola makanan sering tidak teratur, sering jajan, sering tidak makan pagi dan sama sekali tidak makan siang. Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis dan mengidentifikasi faktor yang menjadi penghambat konsumsi makanan sehat dan juga memberikan saran untuk meningkatkan konsumsi makanan sehat di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang diperoleh dari hasil pengisian sendiri oleh responden berdasarkan kuesioner yang berisikan pertanyaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pola makan sehat yang buruk. Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini Adalah peningkatan derajat Kesehatan mahasiswa. Diharapkan setelah membawa artikel ini mahasiswa lebih berhati-hati dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi karena telah mengetahui efek buruknya bagi kesehatan.
Referensi
Aritonang, I. (2011). Kebiasaan makan dan gizi seimbang . Yogyakarta: Leutika.
Departemen Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat Direktorat Gizi Masyarakat. 2008. Pedoman Umum Gizi Seimbang (Panduan Untuk Petugas).
Hardinsyah & D.Briawan. 2005. Penilaian Dan Perencanaan Konsumsi Pangan. Gizi Masyarakat dan Sumber Berdaya Keluarga. Fakultas Pertanian IPB Bogor.
Hardinsyah, R., & Supariasa, I. D. N. (2017). Panduan Praktis Gizi Seimbang. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Indrawagita, Larasati. 2009. Hubungan Status Gizi, Aktivitas Fisik Dan Asupan.
Kumalasari, K., Putri, T.R., Fatmasari, G., Aliffa, E.J., Kholizah, A., Kurniawati, D.O. (2023). Pengaruh Pola Makan Yang Tidak Teratur Terhadap Kesehatan Mahasiswa Universitas Negeri Semarang.
Putra, S. 2008. Hubungan Antara Aktifitas Fisik Dengan Status Gizi Mahasiswa. Skripsi. FKMUI.
Sayogo. 2006. Usia Adolesen Di Tinjau Dari Kebutuhan Aspek Zat Gizi. Majalah Kesehatan Indonesia Departemen Kesehatan AKZI.
Sizer, Francess. 1988. Life Choices. West Publishing Company. St.Paul.
Sugiyono, P. (2016). Dr.(2016). metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta, cv, 239-254.
Suhardjo. 1989. Sosio Budaya Gizi. PAU Pangan & Gizi. IPB: Bogor.
Sulistyoningsih, Hariyani., 2011. Gizi untuk Kesehatan Ibu dan Anak. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Suparyanto, Dr. M. Kes, 2012. Sekilas Tentang Pola Makan. Jakarta Hariyani sulistyoningsih, 2011. Gizi Untuk Kesehatan Ibu dan Anak. Yogyakarta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Aisyah Alya Maretifajarindang Puterijawane, Nafi'atuzzulfa

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


