Uji Organoleptik dan daya terima pada Nugget Ayam dengan Variasi Tepung serta Substitusi Tepung Tulang Ikan Gabus
DOI:
https://doi.org/10.59870/drnx1352Kata Kunci:
Anak sekolah, Organoleptik, Tepung daun kelor, Tepung rumput laut, Tepung pisangAbstrak
Nugget ayam sangat disukai anak-anak usia sekolah yaitu usia 5-7 tahun. Untuk meningkatkan kebutuhan gizi dan daya minat pada nugget terutama anak-anak dibuat modifikasi tepung tambahan. Penambahan tepung daun kelor, rumput laut merah, tepung pisang serta substitusi tepung tulang ikan gabus dikarenakan bahan pangan tersebut banyak mengandung nutrisi salah satunya adalah kalsium dan fosfor. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan acak kelompok. Penelitian ini dilakukan pada 30 anak. Uji organoleptik dilakukan untuk menilai warna, rasa, aroma dan tekstur. Analisis statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan nyata antara F0, F1 dan F2 pada semua karakteristik (warna, aroma, tekstur, rasa) dengan nilai p-value <0.05. Hasil penelitian menunjukkan anak-anak lebih menyukai formula F1 tepung daun kelor 22.2%, tepung rumput laut 33,3%, tepung pisang 44,4% tepung tulang ikan gabus 6%. Sedangkan F2 mengandung tepung daun kelor 25%, rumput laut merah 33.3%, tepung pisang 41,7% serta tepung tulang ikan gabus sebesar 9%. Penelitian ini membuktikan bahwa penambahan bahan tepung daun kelor, rumput laut merah, tepung pisang serta substitusi tepung tulang ikan gabus kedalam adonan nugget ayam dapat meningkatkan kandungan nutrisi diantaranya kalsium dan fosfor.
Referensi
Hardinsyah S. buku ilmu gizi teori dan aplikasi_compressed. 2014;
Laporan Riskesdas 2018 Nasional.
Puspita Sari N, Novrian Syahruddin A, Studi Gizi P, Tinggi Ilmu Kesehatan Nani Hasanuddin S, Studi Kesehatan Masyarakat P, Tinggi Ilmu Kesehatan Tamalatea Makassar S, et al. JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCE AND RESEARCH ASUPAN GIZI DAN STATUS GIZI ANAK USIA 6-23 BULAN DI KABUPATEN MAROS DIETARY INTAKE AND NUTRITIONAL STATUS OF CHILDREN AGED 6-23 MONTHS IN MAROS DISTRICT Akmal Novrian Syahruddin, Irmawati Under the license CC BY-SA 4.0 [Internet]. 2022. Available from: https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jjhsr/index
Muchtar F. Sifat Organoleptik dan Kandungan Protein Nugget Ikan Gabus dengan Jenis Tepung Berbeda. Vol. 2. 2022.
Luthfiyah A, Anugrah RM. Nutritional Content of Milkfish Nuggets with Addition of Mocaf Flour. Vol. 2, JOURNAL OF APPLIED FOOD AND NUTRITION. 2021.
Priyono H, Lestari S. Cannarium (Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian) Kualitas Fisik Dan Organoleptik Nugget Ayam Dengan Fortifikasi Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera L). 2022;20.
Winarti Sri. Makanan fungsional . 1st ed. Vol. 1. 2010. 259–264 p.
Rungkat Zakaria F, Prangdimurti E, Dede D, Adawiyah R. Potensi rumput laut: Kajian komponen bioaktif dan pemanfaatannya sebagai pangan fungsional Seaweed potential: bioactive compounds studies and its utilization as a functional food product. Vol. 3. 2016.
Dame M, Ambarita Y, Sartini Bayu E, Setiado H. Identifikasi Karakter Morfologis Pisang (Musa spp.) di Kabupaten Deli Serdang Identification of morphological characteristic of banana (Musa spp.) in Deli Serdang district. 2015;4(1):1911–24.
Rizki PR, Nadhilah D, Febriana Y, Abdi R, Sulaeman DP, Halimah C, et al. Karakteristik Organoleptik dan Kimia Nugget Ikan Kembung Dengan Substitusi Tepung Talas. 2025;8(1):11–21. Available from: https://doi.org/10.12928/jfc.v7i2.12000journal2.uad.ac.id/index.php/jfc
Kartikasari D, Ristia Rahman I, Ridha A. UJI FITOKIMIA PADA DAUN KESUM (Polygonum minus Huds.) DARI KALIMANTAN BARAT. Jurnal Insan Farmasi Indonesia [Internet]. 2022 May 29;5(1):35–42. Available from: http://e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIFI/article/view/912
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ikha Rahardiantini, Cian Ibnu Sina, Lili Sartika, Masyitah Novia Yanti, Mila Abdullah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





